Edukasi

Quality Control Adalah: Pengertian, Tugas, dan Kisaran Gaji Terbaru

SuratPlus Contributor
18 Jun 2026
7 min read
Tugas dan gaji seorang petugas Quality Control (QC)
Tugas dan gaji seorang petugas Quality Control (QC)

SuratPlus - Posisi quality control menjadi salah satu jabatan paling krusial dalam perusahaan manufaktur maupun jasa. Hampir setiap produk yang sampai ke tangan konsumen, mulai dari makanan kemasan hingga komponen elektronik, telah melewati serangkaian pemeriksaan ketat dari tim QC sebelum dinyatakan layak edar.

Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan jalur karier ini, atau sekadar ingin memahami seluk-beluk profesi quality control, artikel ini akan mengulas pengertian, tugas dan tanggung jawab, jenis-jenis posisi, kisaran gaji terbaru di Indonesia, hingga langkah konkret untuk memulai karier sebagai QC.

Apa itu Quality Control?

Quality control adalah proses pengecekan kualitas sebuah produk atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan. Istilah ini sering disingkat QC dan juga dikenal dengan sebutan pengendali mutu.

Pemeriksaan terhadap suatu produk atau jasa ini bisa berlangsung sebelum, selama, maupun setelah proses produksi berjalan, baik dilakukan secara manual maupun dengan bantuan teknologi.

Penting untuk membedakan QC dengan quality assurance. Quality assurance berfokus pada pendekatan berbasis proses, yakni membangun sistem dan menetapkan tolak ukur kualitas. Sementara itu, quality control justru bertugas memverifikasi kualitas setiap produk atau jasa secara langsung, dengan pendekatan yang berorientasi pada produk itu sendiri.

Manfaat Quality Control bagi Perusahaan

Keberadaan fungsi QC memberikan sejumlah manfaat nyata bagi operasional bisnis.

  • Menjaga konsistensi produksi. Fungsi penting quality control adalah memastikan setiap orang di bagian produksi menjalankan tugasnya dengan sempurna, sekaligus memverifikasi bahwa produk atau jasa yang dihasilkan bebas dari kecacatan dan sesuai standar yang ditetapkan.
  • Mengontrol biaya produksi. Produk yang tidak memenuhi standar biasanya akan dibuang atau didaur ulang, yang tentu memakan lebih banyak waktu, biaya, dan tenaga. Karena itu, pekerjaan QC turut membantu mengendalikan biaya produksi perusahaan.
  • Meningkatkan sistem produksi. Secara tidak langsung, tujuan quality control juga membantu meminimalkan sisa bahan serta meningkatkan efisiensi produksi, yang pada akhirnya memperbaiki metode dan desain produksi secara keseluruhan.
  • Menjaga kepuasan pelanggan. Pekerjaan quality control adalah memastikan pelanggan selalu menerima produk atau jasa yang bebas dari kecacatan maupun kesalahan produksi. Kualitas yang konsisten akan menjaga kepuasan pelanggan dan meningkatkan customer retention.
  • Meningkatkan bisnis perusahaan. Dengan menjaga kepuasan pelanggan secara konsisten, reputasi perusahaan ikut terangkat, menarik pelanggan baru, hingga akhirnya mendorong peningkatan penjualan.

Apa Saja Tugas Quality Control?

Tugas dan tanggung jawab quality control umumnya mengikuti satu set prosedur untuk memastikan kualitas produk maupun jasa. Prosedur tersebut meliputi beberapa langkah berikut.

1. Menentukan Standar

Sebelum mengimplementasikan program quality control, perusahaan harus terlebih dahulu mengetahui standar kualitas yang diinginkan. Setelah itu, perusahaan akan melakukan tes awal, yang hasilnya akan memengaruhi produktivitas dan efektivitas proses produksi yang diterapkan.

2. Melakukan Tes Bahan Mentah dan Proses Produksi

Pekerjaan QC biasanya memastikan setiap elemen dan fungsionalitas proses produksi berjalan baik, sekaligus menemukan ada-tidaknya kesalahan yang mungkin terjadi. Tugas lain QC adalah melakukan tes terhadap bahan mentah yang digunakan dalam pembuatan suatu produk.

3. Memperbaiki Masalah

Selanjutnya, kerja bagian QC juga mencakup perbaikan terhadap masalah yang ditemukan, sekaligus memastikan masalah serupa tidak terulang di masa mendatang.

4. Mengumpulkan Data dan Membuat Keputusan

Setelah menemukan cara memperbaiki masalah, tugas quality control berikutnya adalah membuat laporan dan mengumpulkan data permasalahan untuk kemudian didiskusikan bersama tim lain.

Jika staff quality control menemukan banyak permasalahan pada produk jadi, perusahaan akan melakukan evaluasi dan perbaikan, misalnya mengganti supplier bahan mentah atau mengembangkan sistem produksi yang lebih baik. Seluruh tugas dan tanggung jawab quality control ini pada akhirnya bertujuan satu hal: menjaga kualitas produk atau layanan agar tetap sesuai standar yang telah ditetapkan.

Jenis-Jenis Pekerjaan di Bidang Quality Control

Karena perannya yang krusial, quality control menjadi posisi wajib yang dicari oleh perusahaan jasa maupun industri manufaktur. Berikut beberapa jenis pekerjaan yang tersedia di bidang ini.

1. Staff Quality Control

Staff QC merupakan posisi pertama dan paling umum di industri manufaktur. Tugas utamanya adalah memastikan hasil akhir produk tidak memiliki cacat dan telah diproduksi sesuai spesifikasi internal maupun pedoman eksternal yang berlaku.

Tugas staff quality control lainnya meliputi memperbaiki kecacatan produk, mengambil keputusan terhadap produk yang tidak sesuai standar, serta membuat dan melaporkan hasil temuan kepada tim lain untuk didiskusikan lebih lanjut.

2. Quality Control Inspector

QC inspector, atau biasa disebut quality controllers, merupakan bagian dari tim kontrol audit yang bertugas mengecek proses manufaktur dan teknik operasional. Posisi ini biasanya akan membuang produk jadi yang tidak sesuai standar perusahaan, sekaligus berperan meminimalkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi.

Tugas quality control inspector meliputi memastikan setiap produk jadi sesuai ekspektasi pelanggan, menjaga kepuasan pelanggan, dan menjaga reputasi perusahaan.

3. Quality Control Analyst

Kerja bagian QC analyst biasanya terlibat sejak proses perencanaan, pengembangan produk, hingga pelaksanaan produksi suatu produk atau jasa. QC analyst bertanggung jawab melakukan tes terhadap keseluruhan sistem produksi serta memastikan semua sistem produksi berfungsi dengan baik. Posisi ini juga memastikan produk akhir sudah sesuai standar tertentu dan aman untuk didistribusikan ke pelanggan.

4. Quality Control Auditor

Quality control auditor berarti seseorang yang melakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh prosedur dan hasil analisis yang dikerjakan oleh staff quality control maupun QC analyst. Quality auditor sering disebut sebagai supervisor yang berperan mengawasi kinerja staf quality control dan analyst, sehingga posisi ini termasuk level senior.

QC auditor juga bertanggung jawab melakukan riset dan analisa terhadap prosedur pengecekan kualitas produk, mengecek performa kerja, melakukan dan melaporkan audit mutu dalam proses pengembangan produk, serta mempresentasikan hasil laporan kepada manajer perusahaan untuk didiskusikan bersama.

5. Quality Control Manager

Posisi QC manager juga termasuk level senior. Fungsi utama quality control manager adalah memastikan setiap bahan mentah yang dipakai, proses produksi, dan hasil akhir telah sesuai dengan standar perusahaan.

Tugas QC manager turut mencakup mengawasi kinerja staff quality control agar tetap sesuai dengan dokumentasi dan prosedur standar manajemen mutu, serta membuat laporan terkait proses perbaikan produk dan mendistribusikannya kepada tim lain, pelanggan, maupun supplier.

6. Quality Control Director

Sesuai namanya, fungsi utama quality control director adalah memimpin seluruh staf quality control, analyst, auditor, maupun coordinator. Posisi ini bisa dikatakan sebagai jabatan tertinggi di bidang quality control.

Tugas quality control director berkaitan langsung dengan pelanggan untuk memastikan mereka menerima produk atau jasa sesuai keinginan. QC director juga bertanggung jawab mengawasi dan mengembangkan seluruh aspek program analisa kualitas produk, melatih karyawan, serta menetapkan kebijakan di semua tingkat perusahaan dalam upaya meningkatkan bisnis.

Berapa Gaji Quality Control di Indonesia?

Gaji quality control di Indonesia bervariasi tergantung posisi, pengalaman, dan perusahaan tempat bekerja. Berikut estimasi gaji quality control berdasarkan posisi (per 2026):

  • Staff Quality Control: mulai dari Rp 5.168.285
  • Quality Control Inspector: mulai dari Rp 5.364.426
  • Quality Control Analyst: mulai dari Rp 5.480.000
  • Quality Control Auditor: mulai dari Rp 5.168.285
  • Quality Control Manager: mulai dari Rp 13.613.534
  • Quality Control Director: mulai dari Rp 46.000.000

Lokasi kerja juga menjadi faktor yang memengaruhi besaran gaji quality control. Berikut kisaran gaji untuk posisi staff quality control berdasarkan lokasi menurut data Indeed:

  • Jakarta: Rp 7.081.692
  • Semarang: Rp 5.621.175
  • Bekasi: Rp 5.587.576
  • Surabaya: Rp 5.426.561
  • Tangerang: Rp 4.917.077
  • Bandung: Rp 4.701.739
  • Bogor: Rp 4.624.064
  • Sidoarjo: Rp 3.810.787

Bagi kamu yang sedang membandingkan potensi gaji di berbagai profesi sebelum menentukan jalur karier, kamu juga bisa membaca ulasan lengkap mengenai gaji pramugari kereta api sebagai referensi tambahan.

Bagaimana Cara Menjadi Quality Control?

Bagi kamu yang tertarik memulai karier di bidang quality control, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak awal.

1. Memiliki Gelar Pendidikan

Memiliki riwayat pendidikan formal seperti D3 atau S1 sangat penting untuk membantu kamu berkarier sebagai quality control. Jurusan teknik seperti teknologi pangan maupun teknik industri dinilai dapat membantu pemahaman yang lebih baik untuk bekerja di bidang ini.

2. Mengembangkan Keahlian yang Relevan

Selain menempuh pendidikan dengan jurusan yang sesuai, kamu juga perlu mengembangkan keahlian yang berguna untuk kerja bagian quality control. Jenjang pendidikan di universitas sebenarnya membuka kesempatan lebih banyak untuk mengasah keahlian tersebut. Selain itu, kamu juga bisa mengambil kelas atau pelatihan online yang relevan.

3. Mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi

Mengikuti pelatihan dan sertifikasi akan menjadi nilai tambah saat kamu melamar pekerjaan quality control. Contoh pelatihan dan sertifikasi untuk pekerjaan QC di antaranya Sertifikasi Food Safety Management System dari BSI (British Standards Institution) Group Indonesia (2020) dan Sertifikasi Quality Engineer dari Man Power Indonesia (2020).

4. Membuat CV yang Baik dan Menarik

Tahapan terakhir yang tak kalah penting sebelum melamar kerja bagian quality control adalah memiliki CV yang menarik dan kuat. Dalam menulis CV, kamu dapat menonjolkan riwayat pendidikan, keahlian, sertifikasi, dan pengalaman kerja.

Mengingat posisi QC sangat menuntut detail dan ketelitian, format CV yang kamu gunakan pun sebaiknya rapi dan mudah dibaca sistem rekrutmen otomatis. Memanfaatkan layanan cv ats bisa membantu memastikan dokumenmu lolos tahap screening awal sebelum benar-benar dibaca oleh HR. Selain CV, jangan lupa juga melengkapi lamaranmu dengan surat lamaran kerja yang menjelaskan secara singkat mengapa kamu layak dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

Penutup

Memahami pengertian quality control, tugas dan tanggung jawabnya, jenis-jenis posisi yang tersedia, hingga kisaran gaji di berbagai kota memberi gambaran yang lebih lengkap bagi kamu yang berminat menekuni profesi ini. Dengan persiapan pendidikan, keahlian, sertifikasi, dan dokumen lamaran yang tepat, peluangmu untuk diterima di posisi quality control idaman akan semakin terbuka.