SuratPlus - Penting atau tidaknya foto di CV sangat bergantung pada negara tujuan dan jenis pekerjaan yang dilamar. Di Amerika Serikat atau Inggris, mencantumkan foto justru dihindari untuk mencegah bias dan diskriminasi dalam proses rekrutmen. Namun di Indonesia, melampirkan foto masih menjadi hal yang umum dan bahkan diharapkan untuk memperkuat personal branding pelamar.
Yang terpenting bukan sekadar ada atau tidaknya foto, tapi apakah foto yang dilampirkan sudah sesuai standar. Foto yang salah bisa memberikan kesan tidak profesional, bahkan sebelum rekruter sempat membaca isi CV-mu.
10 Do & Don't Foto CV Lamaran Kerja

Yang Harus Dilakukan
1. Gunakan foto terbaru
Perusahaan membutuhkan representasi dirimu saat ini, bukan beberapa tahun lalu. Hindari foto yang diambil lebih dari 2 tahun lalu atau foto yang penampilannya sangat berbeda dengan kondisi sekarang. Rekruter bisa kesulitan mengenalimu saat wawancara jika foto terlalu lama.
2. Pastikan wajah terlihat jelas
Posisikan wajah menghadap ke depan dan pastikan terlihat jelas. Hindari foto yang menghadap ke samping atau belakang. Pastikan wajahmu tidak tertutupi rambut, dan usahakan bagian telinga tetap terlihat agar tampilan keseluruhan terkesan bersih dan rapi.
3. Kenakan pakaian formal dengan riasan natural
Pilih pakaian formal seperti kemeja berkerah, blouse, jas, batik, atau kemeja putih. Gunakan riasan dan penataan rambut yang natural sehingga rekruter bisa melihat penampilanmu secara apa adanya.
4. Jaga postur tubuh yang profesional
Postur yang dimaksud adalah tubuh tegap dengan posisi tangan dan kaki yang sopan dan tidak dibuat-buat. Tampilan yang ideal adalah yang terkesan santai dan rileks, namun tetap formal.
5. Tampilkan ekspresi wajah yang positif
Ekspresi ringan seperti senyum tipis dan tatapan mata yang ceria akan membuat CV-mu lebih menonjol dan meninggalkan kesan positif di benak rekruter. Hindari ekspresi yang berlebihan seperti senyum terlalu lebar atau ekspresi yang terlihat dipaksakan.
Yang Harus Dihindari
1. Foto selfie
Melamar pekerjaan adalah proses yang formal dan serius. Foto selfie memberikan kesan tidak profesional. Persiapkan foto CV dengan bantuan keluarga, teman, atau jasa fotografer profesional.
2. Foto bersama orang lain
Foto grup membuat rekruter tidak tahu siapa yang sedang melamar. CV adalah dokumen yang bersifat personal, dan foto lebih dari satu orang langsung memberikan kesan tidak profesional.
3. Latar belakang berantakan atau gelap
Foto dengan latar belakang yang terang dan rapi membuat wajahmu lebih menonjol sekaligus memberikan kesan formal dan penuh persiapan. Latar gelap atau berantakan justru mengalihkan perhatian dari wajahmu.
4. Filter atau editan berlebihan
Edit yang berlebihan menghasilkan visual yang tidak natural dan meninggalkan persepsi bahwa pelamar tidak serius. Perusahaan ingin melihat penampilan aslimu, bukan versi yang sudah dimanipulasi secara digital.
5. Foto blur atau pecah
Foto yang tidak tajam membuat lampirannya tidak berguna sama sekali. Selain itu, rekruter bisa menilai bahwa kamu kurang serius dalam mempersiapkan lamaran.
Format dan Ukuran Foto yang Benar untuk CV
Ukuran Foto
Sesuaikan ukuran foto dengan permintaan perusahaan. Jika diminta foto setengah badan yang dicetak, ukuran ideal untuk foto CV adalah 3 x 4 cm atau 4 x 6 cm. Jika perusahaan meminta foto satu badan penuh, kemungkinan format yang diminta akan lebih besar. Baca persyaratan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan.
Resolusi Foto
Resolusi tinggi sangat penting agar wajahmu terlihat jelas dan rekruter bisa mengenalimu dengan mudah. Hindari foto yang diambil dengan kamera HP biasa karena resolusinya sering kali tidak cukup tajam saat dicetak.
Bentuk Bingkai Foto
Ada banyak template CV dengan berbagai bentuk bingkai foto yang tersedia. Namun agar tetap terlihat profesional, gunakan hanya bentuk persegi, lingkaran, atau persegi panjang. Hindari bentuk-bentuk dekoratif seperti hati, bintang, atau jajar genjang karena akan terlihat tidak serius.
5 Kriteria Contoh Foto CV yang Menarik
Berdasarkan panduan di atas, foto CV yang baik harus memenuhi lima kriteria berikut ini:
- Wajah menghadap ke depan dan terlihat jelas tanpa terhalang rambut atau aksesori berlebihan
- Ekspresi positif—senyum natural dengan tatapan yang bersemangat
- Pakaian formal yang rapi dan sesuai konteks pekerjaan yang dilamar
- Latar belakang bersih—polos berwarna terang seperti putih, abu-abu, atau biru muda
- Resolusi tinggi tanpa blur, tanpa filter berlebihan, dan tanpa editan yang mengubah penampilan asli
Lima kriteria inilah yang membedakan foto CV yang meningkatkan kesan pertama dengan foto yang justru merugikanmu bahkan sebelum rekruter membaca nama dan pengalamanmu.
Foto Hanyalah Satu Bagian dari CV yang Kuat
Foto yang baik memang membantu, tapi ingat bahwa rekruter menghabiskan rata-rata hanya enam detik untuk meninjau sebuah CV. Artinya, seluruh elemen CV-mu—termasuk struktur, konten, dan bagaimana keterampilan ditampilkan—harus sama kuatnya dengan foto yang kamu pilih.
Pastikan kamu juga sudah memperhatikan contoh skill di cv agar bagian keterampilan yang kamu cantumkan relevan, spesifik, dan mudah dibaca rekruter dalam waktu singkat.
Untuk pilihan template, kamu bisa menggunakan cv kreatif jika melamar ke posisi di industri kreatif yang mengutamakan penampilan visual, atau gunakan cv ats jika kamu melamar ke perusahaan besar yang menggunakan sistem seleksi otomatis—karena template yang salah bisa membuat CV-mu tereliminasi bahkan sebelum sempat dibaca manusia.
Tips Tambahan Setelah Foto Siap
Setelah menemukan foto yang tepat, jangan berhenti di sana. Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat menyempurnakan CV lamaran kerja:
- Tulis deskripsi diri yang ringkas namun kuat di bagian atas CV
- Cantumkan riwayat pendidikan dengan urutan kronologi terbalik
- Deskripsikan pengalaman kerja dengan pencapaian yang terukur, bukan sekadar daftar tugas
- Sertakan skill dan sertifikasi yang relevan dengan posisi yang dilamar
- Pastikan format keseluruhan konsisten dan mudah dibaca
CV yang rapi, terstruktur, dan dilengkapi dengan foto yang tepat adalah kombinasi yang secara signifikan meningkatkan peluangmu untuk dipanggil ke tahap wawancara.