
SuratPlus - Tahapan interview kerja merupakan fase krusial yang hampir pasti dilewati oleh setiap pelamar dalam proses seleksi perusahaan, baik dalam skema yang sederhana maupun yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Sesi wawancara ini sering kali menjadi faktor penentu paling utama bagi pihak manajemen dalam mengambil keputusan untuk menerima atau menolak seorang kandidat.
Ketika berada di sesi wawancara, kamu sebagai pelamar akan bertatap muka secara langsung dengan pihak HRD, user, atau bahkan berhadapan langsung dengan jajaran direktur, tergantung pada posisi spesifik yang kamu lamar. Dalam prosesnya, tidak jarang muncul pertanyaan-pertanyaan wawancara kerja yang tergolong gampang-gampang susah untuk diselesaikan.
Berikut ini telah dirangkum 25 pertanyaan interview kerja yang paling sering muncul untuk membantu kamu dalam memperluas wawasan dan mempersiapkan diri.
Daftar Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Meresponnya
1. Bisa ceritakan tentang diri kamu?
Menurut Inc, pertanyaan interview kerja dalam bentuk “tell me about yourself” ini merupakan tipe pertanyaan yang biasanya diajukan oleh pewawancara di perusahaan manapun. Diakui atau tidak, pertanyaan dengan model seperti ini umumnya berpotensi membuat kamu merasa gugup.
Untuk merespon pertanyaan ini, kamu dapat memfokuskan penjelasan pada aspek kepribadian yang memiliki keterkaitan langsung dengan pekerjaan, atau menunjukkan ketertarikan khusus pada bidang tertentu. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari menceritakan terlalu banyak hal mengenai riwayat kerjamu, karena detail tersebut sebenarnya sudah tercantum dengan jelas di dalam dokumen CV.
Contoh jawaban: Nama saya Aninda, seorang social media specialist dengan pengalaman 2 tahun bekerja di industri fashion. Saya berpengalaman mengembangkan akun TikTok dan Instagram perusahaan. Dengan modal skill tersebut, saya siap untuk mencari tantangan baru di industri kecantikan yang juga sesuai dengan passion saya.
My name is Aninda, a social media specialist with 2 years of work experience in a fashion industry. I am experienced in growing my company TikTok and Instagram account. With my skillset, I believe I am ready to take new challenges in beauty industry which also aligns with my passion.
2. Kenapa kamu apply untuk posisi ini?
Pihak pewawancara ingin mengetahui secara pasti apakah kamu hanya sekadar iseng-iseng berhadiah saat melamar ke perusahaan tersebut, atau memang memiliki keseriusan penuh serta keinginan kuat untuk menekuni profesi yang sedang dilamar.
Kamu dapat memaparkan sekitar 3 hingga 4 poin positif yang berhasil kamu temukan dari posisi atau pekerjaan yang kamu lamar tersebut. Usahakan untuk tetap fokus dan memberikan penjelasan menggunakan kalimat yang sederhana namun tetap jelas, sehingga mampu meyakinkan pihak pewawancara.
Contoh jawabannya: Saya lebih menyukai lingkungan kerja yang cepat dan didominasi oleh anak-anak muda. Saya juga senang dengan bidang edukasi. Itulah mengapa saya tertarik untuk bekerja di startup edutech ini.
I prefer to work in a fast-paced environment. I also love everything about education. That is why I am interested in applying to this edutech startup company.
3. Dari mana kamu mendapatkan info pekerjaan ini?
Kamu bisa menggunakan poin pertanyaan ini sebagai sarana untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki semangat yang tinggi serta merasa terhubung secara mendalam dengan visi sekaligus budaya yang diusung oleh perusahaan. Apabila kamu memperoleh informasi lowongan pekerjaan tersebut dari seorang rekan, sebutkan nama temanmu itu. Hal yang paling mendasar adalah kamu menjawab pertanyaan tersebut dengan jujur.
Contoh jawaban: Saya tahu lowongan pekerjaan ini dari teman saya, Vincenzo Lee, yang juga merupakan IT Support di perusahaan ini. Saya melihat job description dan company culture-nya sangat menarik perhatian dan minat saya.
I heard about this job opening from one of my friends, Vincenzo Lee. He also works for this company as an IT Support. The job descriptions and company cultures really caught my attention.
4. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?
Membuat deskripsi diri yang mengklaim serba mampu dalam melakukan segala hal sudah tidak lagi memberikan kepuasan bagi pihak pewawancara. Pertanyaan interview kerja yang satu ini sering kali digulirkan karena perusahaan ingin mendalami seberapa baik tingkat kesadaran kamu terhadap potensi yang eksis di dalam dirimu sendiri.
Struktur jawaban untuk tipe pertanyaan wawancara kerja ini bisa kamu uraikan ke dalam masing-masing 3 poin utama untuk kelebihan dan kekurangan. Kamu dapat memaparkan kemampuan yang benar-benar kamu kuasai beserta hasil kerja nyata yang telah berhasil kamu capai selama menjalani masa kerja. Untuk membedah aspek kekurangan, sampaikan hal tersebut menggunakan metode yang diplomatis sembari memperlihatkan solusi nyata yang sudah kamu terapkan demi mengatasinya.
Contoh jawaban: Kelebihan saya adalah saya mampu membagi waktu dengan baik. Ketika ada workload yang banyak, saya bisa urutkan prioritas dan selesaikan tugas sesuai deadline. Kelemahan saya adalah terkadang saya kehilangan fokus. Belakangan ini, saya selalu terapkan teknik Pomodoro dan itu sangat membantu saya untuk menjaga fokus.
One of my strengths is my time management. I am able to prioritize my tasks and complete them according to the deadline even when the workload is heavier. One of my weaknesses is that I lose my focus easily. Recently, I have always tried pomodoro technique and it works quite well in helping me to stay focus.
5. Apa saja yang kamu tahu tentang posisi dan perusahaan ini?
Pertanyaan ini berfungsi untuk membantu kamu dalam menunjukkan bukti bahwa kamu memahami bidang pekerjaan secara mendalam beserta tanggung jawab yang akan kamu tanggung di kemudian hari. Melalui pertanyaan ini pula, tingkat keseriusan kamu untuk bergabung akan terlihat secara transparan. Kamu dapat mencari tahu profil perusahaan atau bahkan membaca testimoni dari para karyawan yang sedang atau pernah bekerja di sana, lalu mengambil poin positifnya untuk menjawab pertanyaan wawancara kerja ini.
Contoh jawaban: Saya tahu bahwa posisi ini membutuhkan hard skill dan penguasaan beberapa tools seperti Adobe Photoshop dan Adobe Illustrator. Selain itu, creative dan collaboration skill juga berperan penting untuk posisi ini.
I am aware that this position requires mastery in multiple creative tools such as Adobe Photoshop and Adobe Illustrator. Besides that, having a creative and collaboration skills is also important to this role.
6. Apa saja rencanamu di 3–5 tahun ke depan?
Apapun jenis posisi yang sedang kamu lamar saat ini, kemungkinan besar kamu akan tetap dihadapkan pada pertanyaan model seperti ini. Untuk pertanyaan interview kerja ini, kamu tidak diperkenankan memberikan jawaban yang mengindikasikan bahwa kamu masih bingung atau belum tahu. Hal ini dikarenakan ekspektasi utama perusahaan terhadap pertanyaan ini adalah sebuah jawaban yang bersifat pasti dan jelas. Sekalipun pada kenyataannya kamu masih belum mengetahui secara mutlak rencana di 3-5 tahun ke depan, kemukakan alasan yang realistis agar pewawancara dapat memahaminya.
Contoh jawaban: Saya ingin menjadi UX engineer di masa depan. Untuk bisa menggapainya, saya harus menguasai UI/UX design principle terlebih dahulu. Itulah mengapa saya tertarik pada posisi ini.
I am planning to pursue a career as a UX engineer. In order to do that, I believe that I have to be at least experienced and knowledgeable in UI/UX design principles, that is why I applied for this position.
7. Apa yang bisa meyakinkan kami untuk merekrut kamu?
Jika kamu merasa bahwa seluruh kualifikasi yang kamu miliki sudah hampir sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan perusahaan, sampaikan poin tersebut dengan penuh rasa percaya diri. Tetap tanamkan dalam pikiran bahwa kandidat-kandidat lain mungkin memiliki keunggulan yang berbeda, yang juga turut menjadi bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan. Berikan penawaran berupa ide segar atau kontribusi nyata yang ingin kamu bawa masuk jika kamu dinyatakan diterima, sehingga perusahaan merasa semakin yakin untuk memilihmu.
Contoh jawaban: Saya yakin saya mampu mengisi posisi ini karena saya memiliki kompetensi dalam software development yang sudah tervalidasi melalui sertifikasi. Saya juga sangat familier dengan lingkungan kerja seperti di perusahaan ini.
I believe that I am the best fit for this position because I have the proven skills of software development through the certification. I'll be able to deliver the good results as I am also familiar with this work environment.
8. Jika harus tugas keluar kota dalam waktu lama, apakah kamu siap?
Pertanyaan interview kerja dengan corak seperti ini akan dimunculkan apabila posisi yang kamu lamar memang membuka peluang untuk pelaksanaan tugas ke luar area kota. Pekerjaan yang bergerak di bidang pembangunan, pertambangan, atau sektor pariwisata merupakan beberapa contoh bidang yang kerap meminta kamu untuk melakukan dinas luar kota atau bahkan luar negeri dengan durasi waktu yang bervariasi. Pertanyaan wawancara ini dapat berfungsi sebagai salah satu penentu bagi kelanjutan proses seleksi di tahap berikutnya. Sebelum memutuskan melamar ke posisi yang menuntut kerja di luar kota, ada baiknya kamu sudah mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang ada.
Contoh jawaban: Saya siap jika sewaktu-waktu harus bekerja di luar daerah, karena saya juga tahu itu merupakan tanggung jawab pekerjaan. Selain itu, saya juga senang beradaptasi di lingkungan dan budaya yang baru.
Yes, I am willing to be relocated as I am also aware of the responsibilities of this job. Besides, I am a person who loves to be in a new environment, meeting with new people and learning new cultures.
9. Kapan kamu bisa mulai bergabung dengan tim kami?
Bagi kamu yang posisinya memang sudah bulat dan serius untuk melakukan perpindahan tempat kerja, pertanyaan wawancara kerja ini dapat kamu respon dengan menyebutkan durasi minimal yang kamu perlukan untuk mengajukan surat pemberitahuan pengunduran diri secara resmi. Biasanya, jika pembahasan sudah menyentuh area pertanyaan ini, artinya tahapan interview kerja yang kamu jalani sudah mulai memasuki fase pengambilan keputusan. Jika waktu selama 30 hari dirasa memang sudah cukup untuk melakukan proses hand over tugas serta jabatan, kamu bisa memberikan jawaban dengan durasi tersebut. Waktu satu bulan tentu bukanlah sebuah periode yang singkat, namun kamu dapat memanfaatkannya untuk melengkapi berkas dokumen pendukung serta menyelesaikan proses akhir seleksi.
Contoh jawaban: Saya sudah tidak sabar untuk segera bekerja di perusahaan ini. Namun, saya berencana untuk memberikan 1 month notice supaya transisi dengan karyawan baru bisa berjalan lancar.
This opportunity is very exciting. However, at the moment, I have several projects to wrap up at my current company. I plan to give them 1 month notice to make a smooth transition for the new comers.
10. Berapa ekspektasi gaji yang kamu inginkan?
Pembahasan yang menyangkut perihal upah atau gaji memang selalu menjadi hal yang menarik. Oleh karena itu, ketika pertanyaan interview ini diajukan kepada kamu, usahakan untuk meresponnya secara bijak. Pola jawabannya memang harus disesuaikan dengan konteks serta jenis pekerjaan spesifik yang kamu lamar. Meskipun demikian, kamu bisa terlebih dahulu mencari tahu perbandingan nominal gaji dari perusahaan-perusahaan sejenis, agar pada saat proses negosiasi berlangsung, angka nominal yang kamu sebutkan memiliki dasar pertimbangan yang kuat. Kamu juga perlu memperjelas komponen benefit kesehatan, tunjangan, serta variabel-variabel lain yang berpotensi masuk ke dalam hitungan take home pay per bulan.
Contoh jawaban: Berdasarkan hasil riset saya, saya lihat bahwa rata-rata gaji untuk posisi ini di Jakarta adalah Rp X – Rp Y. Ekspektasi saya di kisaran Rp W – Rp Z, berdasarkan data tersebut, skill, dan pengalaman kerja saya.
Based on my research, I see that the average salary for this position in Jakarta region is around Rp X – Rp Y. Considering my skills and previous experience, I am expecting in the range of Rp W – Rp Z.
11. Ada yang kurang jelas dan mau kamu tanyakan?
Setidaknya, siapkan minimal satu poin pertanyaan yang sejauh ini belum sempat disentuh atau dibahas oleh pihak pewawancara. Pertanyaan interview kerja ini merupakan sebuah kesempatan emas bagi kamu untuk menggali informasi lebih dalam mengenai urusan internal kantor yang sempat disinggung sekilas oleh interviewer. Langkah ini juga menjadi sebuah penanda konkrit bahwa kamu menyimak dengan baik jalannya percakapan selama wawancara berlangsung, sekaligus dapat mendongkrak faktor ketertarikan HRD untuk meloloskan kamu menuju tahapan selanjutnya.
Contoh pertanyaan yang bisa kamu ajukan: Apa ekspektasi perusahaan terhadap posisi ini?
What are the company's expectations for this role?
12. Kenapa kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan ini?
Untuk menjawab pertanyaan wawancara kerja yang satu ini, kamu dipersilakan untuk menyinggung aspek value atau nilai-nilai utama yang diusung oleh perusahaan yang tengah kamu lamar. Sampaikan bentuk apresiasi, namun pastikan porsinya tidak dilakukan secara berlebihan. Kamu juga bisa menghubungkan poin ini dengan ambisi pribadi yang kamu miliki serta keinginan kuat untuk mencari tantangan baru. Pola penyampaian seperti ini akan memicu ketertarikan pewawancara terhadap profil diri kamu.
Contoh jawaban: Saya sudah mengikuti perusahaan ini sejak lama, dan saya sudah tahu bahwa perusahaan berusaha mewujudkan pendidikan yang inklusif. Hal ini sesuai dengan passion dan value yang saya miliki.
I've known that this company highly value accessible and inclusive education. This aligns with my passion and value that everyone should be able to access education.
13. Ceritakan tentang masa ketika kamu berada di situasi yang sulit
Pola dalam menjawab tantangan pertanyaan interview kerja ini akan sangat bergantung pada jenis contoh kasus yang kamu sajikan. Kamu dapat memberikan contoh skenario masa lalu yang dinilai relevan dengan beban pekerjaan yang sedang kamu lamar saat ini. Jangan lupa untuk menceritakan bentuk keterampilan apa saja yang kamu implementasikan demi menyelesaikan problematika tersebut, sehingga pihak pewawancara dapat menilai kapasitas kemampuan teknikal sekaligus interpersonal yang bersemayam di dalam dirimu.
Contoh jawaban: Di pengalaman kerja sebelumnya, saya mengalami kesulitan dalam meningkatkan media coverage. Jadi, saya berusaha untuk berkenalan dengan salah satu jurnalis yang bekerja di media terbesar di Indonesia. Saya berusaha memaksimalkan networking dan negotiation skills yang saya punya. Akhirnya, ia mau membantu kami menemukan 10 media partner lainnya.
In my previous work experience, I once struggled with a very lack media coverage. So I did my best to establish a networking with a journalist who work for the biggest media in Indonesia. I tried to use my networking skills to negotiate and ask for his help. He ended up helping us to finally partner with 10 different medias.
14. Ceritakan momen ketika kamu membuat kesalahan
Menurut The Muse, pertanyaan ini diajukan bukan semata-mata karena pewawancara ingin mencari-cari kesalahan fatal yang pernah kamu perbuat di masa lalu. Fokus utama mereka adalah ingin melihat tingkat kejujuran serta sejauh mana kamu mampu memetik pelajaran berharga dari kegagalan tersebut. Dalam menjawabnya, pilihlah satu contoh kesalahan riil yang pernah terjadi, jelaskan dampaknya secara objektif, lalu tunjukkan langkah konkret yang kamu ambil untuk memperbaiki situasi tersebut serta sistem pencegahan yang kamu bangun agar kesalahan serupa tidak terulang kembali.
15. Bagaimana kamu menghadapi stres atau tekanan kerja?
Dunia profesional tidak pernah luput dari situasi penuh tekanan. Melalui pertanyaan ini, rekruter ingin mengukur tingkat resiliensi serta stabilitas emosional yang kamu miliki. Hindari memberikan jawaban klise seperti mengklaim bahwa kamu tidak pernah merasa stres. Sebaliknya, jelaskan mekanisme koping yang sehat dan produktif yang biasa kamu gunakan, misalnya dengan melakukan jeda sejenak, menyusun ulang skala prioritas, atau melakukan olahraga ringan demi mengembalikan kebugaran mental.
16. Mengapa kamu memutuskan untuk resign dari pekerjaan sebelumnya?
Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling membutuhkan kehati-hatian dalam meresponnya. Prinsip utamanya adalah menjaga agar atmosfir pembicaraan tetap berada di koridor yang positif. Hindari tindakan menjelek-jelekkan manajemen perusahaan lama, mantan atasan, ataupun rekan kerja. Arahkan fokus jawaban kamu pada keinginan untuk mencari tantangan baru, memperluas jenjang karier, atau mengembangkan kompetensi spesifik yang peluangnya lebih terbuka lebar di perusahaan baru ini.
17. Apa yang memotivasi kamu?
Untuk pertanyaaan interview kerja ini, kamu bisa menjawab dengan memberikan penekanan pada aspek tantangan yang kamu hadapi serta ambisi pribadi yang kamu miliki sebagai faktor utama yang memotivasi tindakanmu. Hal ini didasari oleh kecenderungan pewawancara yang jauh lebih tertarik pada sosok kandidat yang dinilai mempunyai passion tinggi serta digerakkan oleh peluang-peluang positif yang tersedia.
Contoh jawaban: Saya selalu fokus pada hasil. Saya sangat termotivasi ketika berhasil mencapai suatu target. Itulah mengapa saya ingin mengejar karier di bidang sales atau business development.
I am driven by results. I feel motivated when I can achieve my target. This is what drives me to pursue a career in sales or business development.
18. Apakah kamu seorang pemimpin atau pengikut?
Pertanyaan wawancara kerja ini sengaja dilemparkan ke pelamar untuk mengukur apakah karakter kamu dapat melebur dengan baik ke dalam ekosistem tim tempat kamu bekerja nantinya atau tidak. Dalam realita dunia kerja, akan ada momen di mana kamu dituntut untuk memberikan instruksi kepada anggota lain, dan ada kalanya kamu harus berada di posisi menerima instruksi dari pihak lain. Karakter jawaban ini bisa kamu formulasikan dengan melihat bobot posisi yang kamu lamar; apakah posisi tersebut lebih menitikberatkan pada kapasitas skill seorang pemimpin atau cenderung sebagai pengikut.
Contoh jawaban: Saya pribadi lebih senang memimpin. Saya percaya saya adalah orang yang visioner, tetapi juga senang bertukar pikiran dengan orang lain. Sebagai project manager, saya rasa keduanya sama-sama penting, baik itu leadership skill dan juga collaboration skill.
Jawaban dalam bahasa Inggris: I personally prefer to lead. I consider myself to be quite visioner, yet love to discuss with people. As a project manager, I believe it needs both leadership skill and collaboration skill to make a great teamwork.
19. Apa hal yang mantan bos kamu akan minta untuk perbaiki tentang dirimu?
Kamu bisa menuntaskan pertanyaan wawancara kerja ini dengan mengisahkan poin masalah berskala kecil yang sempat disampaikan oleh mantan atasan langsung kepada kamu di masa lalu. Sangat disarankan untuk tidak menyodorkan contoh permasalahan yang berkategori besar atau fatal, karena tindakan tersebut berisiko membuat nama kamu langsung dicoret dari daftar kandidat yang akan dipilih.
Contoh jawaban: Atasan saya pernah memberi feedback kepada saya. Ia mengatakan bahwa saya harus lebih percaya diri dalam beropini. Sejak saat itu, saya selalu berusaha menyiapkan ide sebelum brainstorming supaya lebih percaya diri.
My previous leader once gave me a feedback. She told me to be more confident in giving opinions. I always tried to write down my ideas before any brainstorming session to improve my confidence since then.
20. Apa yang membuatmu tidak nyaman?
Strategi utama dalam memenangkan pertanyaan interview kerja ini adalah dengan mencoba untuk tetap fokus pada area hal yang memicu rasa tidak nyaman tersebut. Langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah membuktikan kepada pewawancara bahwa kamu memiliki kemampuan untuk mentransformasikan situasi tidak nyaman tersebut menjadi sebuah media yang justru merangsang kamu untuk menampilkan performa kemampuan terbaikmu.
Contoh jawaban: Sebagai seorang introvert, terkadang saya kurang nyaman jika harus berinteraksi dengan orang-orang. Namun, sekarang saya sudah belajar supaya lebih terbuka dan tetap berkomunikasi dengan rekan kerja secara efektif.
As an introvert, I sometimes find it difficult to interact with people for a long time. However, I have developed an effective communication skill to maintain good relationships with my coworkers.
21. Apa hobi kamu?
Pertanyaan wawancara kerja yang satu ini pada umumnya digulirkan rekruter dengan maksud untuk mengenali sisi personal kamu secara lebih mendalam di luar urusan teknis pekerjaan. Di samping itu, pihak pewawancara juga ingin mendeteksi apakah kamu memiliki jenis kegemaran yang serupa dengan anggota tim yang sudah ada, sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kecocokan budaya kerja.
Contoh jawaban: Saya bergabung ke komunitas ilustrator karena hobi saya adalah menggambar. Nah, hobi saya yang satu ini bisa mendukung profesi saya sebagai creative director, especially supaya tidak ketinggalan tren terbaru.
I love drawing. One day I even decided to join an illustrator community. This hobby, I believe, can support me as a creative director to always update myself of the current design & industry trends.
22. Apa gaya kerjamu?
Pertanyaan interview kerja ini sengaja diajukan oleh pihak pewawancara guna mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana rasanya jika nantinya berkolaborasi atau bekerja bersama kamu dalam satu tim. Kamu bisa mengarahkan fokus penjelasan pada hal-hal apa saja yang bernilai penting bagi dirimu, lalu mengorelasikannya dengan seluruh informasi yang telah kamu gali dan pelajari seputar deskripsi pekerjaan atau profil perusahaan yang kamu lamar.
Contoh jawaban: Saya suka mengerjakan beberapa project yang berbeda. Saya juga senang bekerja dengan manager yang bisa memberi arahan, tetapi juga kebebasan bagi saya untuk eksplorasi dan bekerja dengan tim lain.
I like to work with different projects at a time. I also love to work with managers who give me guidance but also flexibility to explore and work with other teams.
23. Apa yang kurang kamu sukai dari pekerjaanmu?
Uraikan hal-hal atau aspek tertentu yang sejauh ini tidak berhasil kamu temukan atau dapatkan di tempat kerja yang sekarang, kemudian lakukan komparasi secara objektif dengan peluang-peluang menjanjikan yang ditawarkan oleh posisi baru yang tengah kamu incar. Bagaimanapun juga, pastikan kamu tidak terjebak ke dalam narasi yang terkesan mengeluh tentang beban pekerjaan lama atau perilaku atasanmu. Jaga agar proses wawancara tetap berada dalam nuansa yang positif.
Contoh jawaban: Saya rasa saya bisa memaksimalkan potensi yang saya punya jika diberi kesempatan untuk volunteer dalam suatu project. Jadi, saya akan sangat senang apabila diberikan kesempatan seperti itu.
I believe I can realize my potential if I was given the opportunity to volunteer for projects. I would really appreciate it if the company can provide the opportunity.
24. Apa tipe lingkungan pekerjaan yang kamu sukai?
Selesaikan tantangan pertanyaan interview kerja ini dengan cara menyebutkan karakteristik lingkungan kerja ideal menurut versi kamu, yang mana karakteristik tersebut memiliki kemiripan atau kesesuaian dengan ekosistem yang ada di perusahaan tujuan. Poin penting yang wajib diperhatikan adalah sampaikan jawaban tersebut secara spesifik.
Contoh jawaban: Saya suka lingkungan pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel dan memungkinkan saya untuk bekerja dari mana saja. Selain itu, saya juga suka perusahaan yang mengutamakan work-life balance seperti perusahaan ini.
I prefer to work remotely with flexible working hours. I've also known that this company values work-life balance, and that would be the perfect environment I'd like to be in.
25. Bagaimana kamu memprioritaskan pekerjaanmu?
Melalui instrumen pertanyaan wawancara kerja yang terakhir ini, pihak pewawancara ingin membedah kapabilitas kamu dalam mengelola dan membagi porsi waktu yang kamu miliki secara efektif. Kamu bisa merespon pertanyaan ini dengan memaparkan skema atau metode yang kamu jalankan ketika harus merespon instruksi atau permintaan tugas yang datang secara mendadak di tengah padatnya jadwal kerja.